BAGIAN V

Mari kekasihku, kita pergi ke padang, bermalam diantara bunga bunga pacar !

Mari , kita pergi pagi pagi kekebun anggur, dan melihat apakah pohon anggur sudah berkuncup.

Semerbak bau buah dudaim, dekat pintu kita ada pelbagai buah buah yang lezat, yang telah lama dan yang baru saja dipetik. Itu telah kusimpan bagimu, kekasihku!

Kidung Agung 7:11-13

24. PARA PENGAMAT

 

Pada tahun 1978 dan juga tahun 1979 setelah acara National Presidential Breakfast, saya menghabiskan sebagian besar waktu saya untuk berbicara dalam berbagai pertemuan, kelompok dan organisasi Kristen di Amerika Serikat. Dan sejak saat itu, saya telah melakukan perjalanan hampir ke selruh dunia. Oleh karena itu, saya bisa melihat, dengan perspektif yang luas, sebagian desepsi yang diperingatkan Alkitab kepada kita yang masih tetap berlaku sampai sekarang ini.

Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat. Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru. Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku, dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci. Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga. Matius 24 : 7-13,24

Shock pertama saya muncul disaat melihat cara kausal yang banyak diperlihatkan orang percaya dalam menjalankan hubungannya dengan Tuhan. Mereka bedoa disaat mereka berbaring di lantai, dan banyak pula yang mengatakan kepada saya bahwa mereka senang berdoa dan berbicara dengan Tuhan disaat mereka sedang mandi, atau disaat ke toilet. Akan tetapi, dimanakah kekudusan Tuhan dengan demikian, dan rasa hormat akan kemuliaanNYa? Jika seorang tamu datang ke rumah kita, apakah kita akan segera membuka pakaian dan mengajaknya ke kamar mandi untuk berbicara dengan kita? Bagaimana mungkin kita akan melakukan hal itu bagi seorang raja, tapi banyak orang memperlakukan Raja dari segala Raja dengan sikap demikian.

Barangkali sebagian masalah dalam konsep Tuhan ini muncul ketika istilah Ibrani “Brit” yang berarti “Covenant (perjanjian)” dirubah oleh gereja diluar Jahudi kedalam istilah Testament (Pejanjian). Perubahan dalam terminologi ini tampaknya seakan-akan Perjanjian Lama tidak lagi relevan, dan agak inferio dengan agama Kristen baru yang telah menggunakan istilahnya sendiri. Akan tetapi, dengan menghilangkan istilah Perjanjian Lama, akan berarti mereka juga akan menghilangkan berbagai tuntunan tentang sifata-sifat Tuhan yang sesungguhnya dalam Perjanjian Lama. Perjanjian Baru, ataupun Brit Chadasha, adalah penggenapan dari perjanjian yang telah ditetapkan oleh Tuhan dengan bangsa Jahudi, dan bukan penggantinya.

Yesus telah memungkinkan bangsa-bangsa bukan Jahudi untuk masuk dalam perjanjian yang Tuhan buat dengan bangsa Israel sehingga membawa mereka untuk pertama kalinya masuk kedalam persekutuan dengan Dia sendiri. Dan adalah penting sekali kalau kita bisa merasakan persahabatan dan kasih serta kepedulian Tuhan bagi kita semua. Akan tetapi, Dia masih tetap kudus dan layak untuk ditinggikan. Dia adalah Tuhan yang sama sebagaimana digambarkan dalam Perjanjian Lama, yang telah menutup mulut-mulut para nabiNya, dan yang memerintahkan Musa untuk menanggalkan sepatunya, dan yang kehadiranNya telah menyebabkan mereka bertekuk lutut. Dan Yesus telah berulang kali mengingatkan bahwa Dia telah datang untuk menggenapi kehendak BapaNya. Dia adalah anak Tunggal satu satunya, dan Dia telah memperlakukan Tuhan BapaNya dan  memberi hormat yang tertinggi bagi namaNYa.

Ada banyak pengajaran yang salah sekarang ini yang tidak begitu mudah dikenali, sebab sebagian besar diantaranya didasarkan kepada Alkitab sebelum akhirnya menjadi sangat ekstrim. Akan tetapi saya merasakan dari Tuhan bahwa saya perlu menjelaskan beberapa bagian umum yang memungkinkan anda semua yang sedang mencari hubungan yang benar dengan Tuhan, untuk bebas dari semua kesalahan ini dan yang akan memungkinkan anda untuk membawa semua permasalahan ini dihadapan Tuhan melalui pertobatan dan doa, bila anda mempunyai kebutuhan dalam kehidupan anda untuk melakukannya. Jika Tuhan memperlihatkan kepada kita sejumlah aspek kehidupan kita yang perlu dirubah, Dia melakukan hal itu bukan untuk mendakwa kita, melainkan untuk menolong kita dan membebaskan kita. Jika anda membaca urutan ini, ketahuilah bahwa hal ini tidak ditujukan untuk membuat anda merasa terdepak atau terdakwa, melainkan akan menolong orang untuk mengevaluasi kembali bagaimana hubungan mereka dengan Tuhan, dan sekaligus untuk membebaskan mereka dari hal-hal yang akan merusak hubungan tersebut.

1.      Sekali diselamatkan, selamanya akan diselamatkan. Prinsip yang melatarbelakangi pengajaran ini adalah seperti berikut. Apbila kita sungguh sungguh menempatkan hidup kita kedalam tangan Tuhan, seperti Paulus katakan :

        Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang,atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Roma 8 : 38-39

Akan tetapi hal ini hanya berlaku bagi orang-orang yang sungguh-sungguh berusaha untuk menggenapi tujuan Tuhan dalam hidupnya dan mengabaikan setiap panggilan dan kesenangan dunia. Kesalahan penggunaan prinsip ini muncul apabila diaplikasikan terhadap perbuatan keselamatan itu sendiri. Hal ini akan membuat orang percaya bahwa meminta pengampunan dosa adalah seperti kekuatan magik yang secara otomatis mengantarkan mereka kedalam surga tanpa mempersoalkan bagaimana kehidupan mereka. Dan hal ini tentunya salah.

        “Masuklah melalui pintu, yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yag menuju kepada kebinasaan, dan banyak oang yang masuk melaluinya, karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.
 Mat.7: 13-14.

 2.      Panggilan Tuhan yang tidak berubah.

        Sama seperti apa yang baru saja dikemukakan, teori ini berbicara tentang ummat Tuhan yang telah dipanggil sungguh-sungguh oleh Tuhan dari sejak permulaannya, dan menekankan bahwa apapun yang mungkin akan dilakukan orang-orang ini dalam hidupnya, Tuhan akan tetap memakai mereka. Saya telah melihat orang-orang yang sungguh-sungguh memulai pekerjaannya dengan Tuhan dan yang kemudian terjatuh dalam kedalam dosa dan masih teus melayani dan memberitakan firman. Alllah sesungguhnya masih mengasihi mereka, dan menyelamatkan mereka, akan tetapi tentunya, Tuhan tidak lagi memakai mereka, karena dosa dan Tuhan tidak dapat dan tidak akan bersekutu dengan dosa.

        “Waspadalah terhadap nabi nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri ? demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yng tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api . jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.
Mat.7;15-20.

3.      KehendakNya Yang Mulia dan serba membolehkan.

        Doktrin atau pengajaran ini menekankan bahwa Tuhan memiliki tempat yang maha tinggi bagi setiap kehidupan kita, akan tetapi, bila kita tidak mencapai standarnya, kita akan masuk kedalam kehendak yang serba membolehkan. Menerima filsafat ini akan membiarkan kita bahkan mendorong kita untuk tidak taat, menggambarkan Tuhan sebagai oknum yang toleran, berhati baik dan gentleman, yang penuh dengan pengertin atas  kemanusiaan kita yang penuh kesalahan oleh sebab itu IA akan membiarkan kita untuk melakukan apa saja yang kita inginkan. Tentulah hal ini suatu penipuan, sebab Tuhan hanya memiliki satu kehendak bagi kita, dan bila kita tidak menaatiNya, maka dengan sadar kita menempatkan diri kita di luar kehendakNya. Dan Dia tidak akan memberkati ketidaktaatan.

Aspek lainnya dari pengajaran ini dapat dijelaskan dengan cara terbaik seperti ini : Suatu hari, seseorang mengomentari perjalanan saya ke Roma. “Tuhan sama sekali tidak pernah memintanya pergi ke Roma. Dia hanya melakukan itu atas keperluan dirinya sendiri untuk mendapatkan perhatian, dan Alah hanya memutuskan untuk memberkatinya. Cara pengajaran yang salah ini tidak akan muncul selama kita memiliki pemahaman yang baik tentang sifat Illahi dari Tuhan.

4. Pengajaran pengajaran tentang kemakmuran.

Orang-orang Kristen diajarkan bahwa melalui iman, segala sesuatu akan terjadi bagi mereka, yang tentunya, pada prinsipnya adalah benar – atau lebih tepat, tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan. Tetapi kebenaran ini akan menjadi disalahaplikasikan kedalam hal memiliki kekayaan dunia. Orang-orang diajarkan untuk mengkalim bagi dirinya sendiri atas rumah yang terbaik di kota, dan bila mereka berdoa dengan iman memilikinya, maka mereka akan menerimanya. Dan buktinya, tentunya adalah sering sekali orang-orang seperti ini sungguh-sungguh menerima apa yang mereka klaim. (Saya bahkan telah membaca dalam sebuah buku yang disebut "Kristen" yang telah memperlakukan orang-orang di kotanya dengan mengatakan “Bila kami menginginkan rumah anda, Tuhan akan menyerahkan itu kepada kami). Apa yang mereka tidak pahami adalah bahwa mereka telah menerima hal-hal ini melalui kuasa setan dan bukan melalui kuasa Tuhan. Bagi setiap orang yang mengenal injil dengan baik, sudah jelas bahwa tidak mungikin mengasihi Tuhan sekaligus mengasihi uang; itu adalah setan yang menjanjikan kita akan kerajaan dunia ini; dan bahwa kita tidak bisa menikmati kedua-duanya sekaligus, kesenangan dunia dan kerajaan Tuhan.

 “Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Tuhan dan kepada Mammon.
Mat. 6;24.

Sering sekali dalam kehidupan orang yang sungguh-sungguh telah mengabdikan hidupnya bagi Tuhan dan kehendakNya, dimana Tuhan memperkaya mereka, akan tetapi Tuhan mampu melakukan hal ini hanya dengan orang-orang yang hatinya benar dan yang telah menempatkan Tuhan pada posisi utama dalam seluruh kehidupannya. Dalam hal ini, dan dalam seluruh aspek, ada selubung yang sangat halus antara kebenaran dan kepalsuan.

 5.      Kehidupan di puncak gunung.

Konsep perjalanan Kristen yang demikian ini sangat mirip dengan apa yang disbutkan pada point di atas, akan tetapi dengan cara yang sangat sederhana akan mempengaruhi seluruh aspek kehidupan. Dalam tipe kekristenan yang salah ini, orang-orang percaya menghabiskan waktunya memuji Tuhan, dan mengklaim serta mengharapkan untuk memiliki hal-hal terbaik dari segi kekayaan material , kesehatan dan kehidupan serta pembebasan dari setiap masalah dan kesulitan yang paling sering terjadi di dunia ini secara umum. Mereka jarang menydari bahwa kehidupan di puncak gunung berarti turun mencapai kebutuhan dunia, dan mereka tidak ingin mendekati kayu salib dan hal-hal yang sepadan dengan itu.  Iini tentunya sangat jauh dari realita kehidupan dari orang yang berjalan dalam pesekutuan dengan Kristus dan penderitaanNYa.

Pernahkah anda terluka ? tanpa mahkota duri di atas kepala anda ? Tidak ada beban salib yang harus di pikul ? Barang siapa mengasihi bapa atau ibunya lebih daripadaKu, ia tidak layak bagiKu, dan barang siapa mengasihi anaknya laki laki atau perempuan lebih daripadaKU, ia tidak layak bagiKu. Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagiKU.
Matius 10:38

“Setiap orang yang mau mengikut ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dana mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barang siapa kehilangan nyawanya karena aku, ia akan memperolehnya. Apa gunanya seseorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya ? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya ?
Matius 16;24-26.

 6.      Permuridan :

        Dalam pengajaran ini, orang-orang Kristen dikatakan bahwa mereka perlu berada dibawah pengawasan para pemimpin dan pengajar dan oleh karena itu harus tunduk kepada saran dan ajaran-ajaran mereka yang memiliki otoritas atas mereka. Dan lagi-lagi, prinsip dasar ini sangat berbahaya, sebab tidak ada orang di dunia ini yang dianggap dapat menguasai hidup kita kecuali Tuhan.

        Setan telah memanfaatkan prinsip ini secara sukses selama berabad-abad didalam gereja katolik, melalui system hirarki secara menyeluruh - mulai dari Paus , sampaipada para pastor- menahan manusia dari hubungannya secara langsung dengan Tuhan. Orang justru berdoa kepada orang-orang kudus yang sudah mati untuk mewakili mereka, seluruh institusi ini diorganiser oleh setan untuk menghalangi manusia agar tidak memiliki kemungkinan untuk memiliki hubungan pribadi secara langsung dengan Yesus Krisus. Dan sekarang ini, dalam pembaharuan Protestan, sering sekali hal yang sama terulang lagi, dan bahkan banyak orang dibawa untuk mengikatkan diri satu dari yang satu kepada yang lain lain.

Kita memerlukan para gembala yang memperdulikan kita dengan benar. Akan tetapi, Gembala yang sesungguhnya harus memiliki sikap rendah hati terhadap domba-domba yang digembalakannya untuk berkata. “Marilah kita mencari Tuhan bersama sama, dan tidak mengambil alih posisi Tuhan yang mangatasi hidup orang lain.

Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.

Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,

dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu;

sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."

 Mat.20 : 25-28

Hamba :

Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi, karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara. Dan jangan lah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di surga. Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu pemimpinmu yaitu Mesias, Barangsiapa terbesar diantara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.
Mat.23;8-11

Pemimpin :

Sering sekali pengajaran ini masuk juga dalam pernikahan, dimana kaum wanita sesuai dengan ajaran Paulus harus tunduk kepada para suami. Akan tetapi, pengajaran ini juga memberitahukan para suami harus menghormat para istri, dan seorang suami yang sungguh-sungguh berjalan sesuai dengan sikap rendah hati Kristus akan mengetahui dan menghormati hubungan istrinya dengan Tuhan, dan juga memahami bahwa mereka dapat belajar satu dengan yang lain serta bertumbuh bersama dalam hubungannya dengan Tuhan.

Salah satu aspek lain dari pengajaran ini menekankan bahwa jemmaat harus tunduk kepada gembalanya meskipun gembala tersebut tidak memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan, dan Tuhan akan menghormati sikap tunduk tersebut. Wow!. Bagaimana mungkin di dunia ini ada orang yang akan menolong kita untuk mengenal Tuhan sementara dia sendiri bukanlah seorang gembala yang benar dari Raja segala Raja ? Mengapa orang menekankan hal-hal seperti ini yang hanya dapat menimbulkan keragu-raguan dan kekecewaan bagi diri mereka dan bagi oran lain ?

7.       Kesembuhan Internal/Bangunan Jemaat

        Kedua aspek ini sangat diperukan dalam realita kehidupan kita yang sesungguhnya.

Pekerjaan penyembuhan oleh Tuhan akan terus berlangsung didalam kehidupan kita sepanjang hidup, dan kita perlu berdiri tegar didalam kasih dan persekutuan kita dengan saudara-saudari dalam Kristus. Akan tetapi, bahaya akan muncul bila setiap prinsip pengajaran ini diaplikaiskan secara ekstrim. Konseling penyembuhan internal yang berlangung berbulan-bulan akan menyebabkan introspeksi mendalam dan oleh karena itu akan mengalihkan perhatian sepenuhnya terhadap kepentingan diri sendiri dan bukan lagi kepada Tuhan. Ini adalah sebuah jerat. Hal yang benar dalam dalam proses membangun jemaat– setan selalu memanfaatkannya agar para anggota jemaat senantiasa menyibukkan diri dalam saling melayani. Dan dalam kompleksitas hubungan manusia, masalah-masalah antar sesama tidak akan pernah berakhir. Dan lagi manusia dijauhkan dari perintah untuk menyebarluaskan injil dan bahkan akan hubungan mereka yang paling penting terhadap Yesus Kristus.

8. Para pembangun Kerajaan Tuhan.

Banyak sekali gereja (terutama di Amerika Serikat), yang telah jatuh kedalam kesalahan yang satu ini. Adalah tidak mungkin bagi seorang hamba Tuhan yang sungguhan untuk memiliki sejumlah besar pengikut, memiliki ratusan oarang ratusan jiwa yang terus mencari dan meminta pengarahan dan sarannya, karena tanggungjawab kita adalah untuk membawa jiwa-jiwa ke kaki salib Kristus, yakni kedalam hubungan yang kokoh dengan Yesus Kristus, dan selanjutnya mempercayakan tangan Tuhan atas kehidupan mereka. Dan dalam waktu yang bersamaan, berjuta-juta dollar pada hari-hari terakhir ini untuk membangun gedung gereja raksasamodern, pusat pertemuan, Hall gereja, mediasentres, peralatan-peralatan kebakitan, yang selurunya dilaksankan menurut keyakinan bahwa semua ini adalah demi kemuliaan Tuhan. Tentunya, adalah penting dan tepat untuk memiliki bangunan dimana kita akan bertemu dan berdoa serta saling membangun persekutuan satu dengan lainnya. Akan tetapi, bila kebutuhan ini dilaksanakan secara berlebihan, focus perhatian akan berubah total dari Tuhan kedalam masalah-masalah dunian. Orang-orang melibatkan dalam proyek-proyek raksasa ini dan tidak lagi menyadari berapa banyak waktu mereka, upaya dan keuangan mereka yang telah terkuras untuk proyek-proyek ini, dibandingkan dengan waktu dan energi yang semestinya dimanfaatkan jauh lebih bijaksana.

Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi, di bumi nengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar srta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di surga, di surga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Maitus 6; 19-21.

Barang siapa berkata kata dari dalam dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi barang siapa mencari hormat bagi Dia yang mengutusnya, ia benar dan tidak ada ketidakbenaran padanya.

Johannes 7;18

        Banyak sekali diantara teori-teori ini, tentunya sedang berlangsung di negar- negara dimana kekristenan mudah dilaksanakan dan menyenangkan, dan dimana hanya sedikit penderitaan atau aniaya. Dalam situasi dan kondisi demikian, setan memiliki kesempatan yang jauh lebih mudah didalam meyakinkan orang-orang Kristen untuk mengalihkan panggilan Injil kearah tujuan-tujuan sekunder.

        Alkitab dalam Matius bab 6 mengingatkan kita tentang cara penjelasan Arthur Blessit dalam acara National Prayer Breakfast (Acara Sarapan Pagi dan Doa Bersama Nasional ) tahun 1980. Beliau mengatakan, dia mengunjungi sahabat gembalanya di Florida, dan dia mengatakan kepada gembala tersebut “Ayo kita pergi ke gereja dan berdoa!”. Gembala tersebut dengan terbata-bata, dan akhirnya menjelaskan bahwa gereja itu terkunci dan alarm pencuri akan berfungsi bila saya masuk ke gereja. Lalu Arthur mengatakan kepadanya, “Anda bermaksud untuk mengatakan kepada saya bahwa alarm perampok dan pencuri akan merampok gereja anda? Gembala ini menegaskan sambil menganggukkan kepalanya.”whow, sungguh fantastis. Arthur menjelaskan “tugaskan saja dua orang diaken atau dua orang petugas yang berwewenang untuk menyampaikan injil kepada mereka!."

        Tuhan yang telah menciptakan buki- bukit dan lautan, gunung dan lembah, bunga dan burung- burung – apakah Dia masih memerlukan kemuliaan dari bangunan yang dibuat oleh manusia ?

9).     Melihat berkat-berkat bukan melihat Buah-buah Roh :

        Ada penekanan utama dalam gereja-gereja di Barat, terutama di England dan Amerika Serikat, untuk lebih memandang bukti-bukti kekuasaan Alah yang nampak dibandingkan dengan memandang Tuhan Sendiri. Banyak orang menegaskan bahwa yang sudah dibabtis dalam Roh Kudus harus dibuktikan melalui bahasa-bahasa lidah, karunia-karunia kesembuhan, dan manifestasi lainnya dari kekuasaan Alah. Akan tetapi mereka lupa bahwa hanyalah melalui Roh Kudus kita bisa memasuki persekutuan dengan Tuhan Sendiri, dan itu adalah merupakan berkat karunia yang paling berharga. Dalam buku berjudul My Utmost for His Highest (Yang Paling Kuperlukan bagi KemuliaanNYa), oleh Oswald Chambers, menjelaskan dengan cara ini :

        “Dia akan membabtis kamu dengan Roh Kudus dan api, Yohannes tidak berbicara tentang babtisan Roh Kudus sebagai suatu pengalaman, melainkan sebagai suatu pekerjaan yang dilaksanakan oleh Yesus Kristus. Dia akan membabtis kamu. Satu-satunya pengalaman sadar yang dimiliki oleh mereka yang sudah dibabtis dengan Roh Kudus adalah rasa ketidaklayakan secara total.

        Aku memang melakukan ini dan itu, akan tetapi bila Dia datang, akan terjadi perkara yang lebih dahsyat.

        Paulus menjelaskan bahwa masih dalam zamannya, berkat-berkat Roh Kudus secara nyata seperti berbicara dalam bahasa lidah, bukanlah ditujukan bagi setiap orang, akan tetapi, apabila orang berkeinginan untuk mendapatkan kasih karunia, mereka harus lebih mengutamakan kasih karunia yang lebih utama.

Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun dirinya sendiri, tetapi siapa yang bernubuat, ia membangun Jemaat.

Aku suka, supaya kamu semua berkata-kata dengan bahasa roh, tetapi lebih dari pada itu, supaya kamu bernubuat. Sebab orang yang bernubuat lebih berharga dari pada orang yang berkata-kata dengan bahasa roh, kecuali kalau orang itu juga menafsirkannya, sehingga Jemaat dapat dibangun.

Jadi, saudara-saudara, jika aku datang kepadamu dan berkata-kata dengan bahasa roh, apakah gunanya itu bagimu, jika aku tidak menyampaikan kepadamu penyataan Tuhan atau pengetahuan atau nubuat atau pengajaran?

Demikianlah juga kamu yang berkata-kata dengan bahasa roh: jika kamu tidak mempergunakan kata-kata yang jelas, bagaimanakah orang dapat mengerti apa yang kamu katakan? Kata-katamu sia-sia saja kamu ucapkan di udara!

Demikian pula dengan kamu: Kamu memang berusaha untuk memperoleh karunia-karunia Roh, tetapi lebih dari pada itu hendaklah kamu berusaha mempergunakannya untuk membangun Jemaat.

Aku mengucap syukur kepada Tuhan, bahwa aku berkata-kata dengan bahasa roh lebih dari pada kamu semua.

Tetapi dalam pertemuan Jemaat aku lebih suka mengucapkan lima kata yang dapat dimengerti untuk mengajar orang lain juga, dari pada beribu-ribu kata dengan bahasa roh.

 I Kor. 14 : 4-6, 9 ,12, 18-19

        “Sekalipun aku dapat berkata kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan, dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih,aku sama sekali tidak berguna.

        Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.

        Kasih tidak berkesudahan, nubuat akan berakhir, bahasa roh akan berhenti, pengetahuan akan lenyap. Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna. Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.

        Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar diantaranya ialah kasih.

        1 Kor 13:1-3, 8,13.

        Sering sekali orang menegaskan bahwa berbahasa lidah harus nyata untuk membuktikan bahwa orang itu telah dibabtis dalam roh Kudus. Orang menjadi begitu berkeyakinan bahwa kasih karunia ini harus dimanifestasi sehingga mereka sering menerima karunia pengganti yang mirip dari setan tanpa menyadarinya sepenuhnya. Sering sekali penekanan atas bukti kekuasana visual ini justru membuka pintu bagi penyamaran setan (seperti “kaki memanjang” menjadi “dihempaskan roh” dan bahkan kasih karunia bahasa lidah) dari kuasa yang benar, kemulaan dan keagungan Tuhan yang sesungguhnya. Karunia menyembuhkan dan bahasa lidah yang berasal dari Tuhan tentunya memang dapat menjadi salah satu bukti. Akan tetapi, tujuan karunia-karunia Tuhan ini adalah untuk mengembangkan lebih lanjut KerajaanNya dan bukan untuk sekedar “pamer kekuasanNya”, karena Dia tidak memerlukan kita untuk melakukan hal demikian. Ketika para rasul menerima karunia-karunia penyembuhan, mereka tidak saling menyembuhkan satu dengan lainnya, melainkan menunjukkan karunia-karunia ini kepada mereka yang belum selamat. Sehingga kebanyakan gerakan-gerakan Roh Kudus yang menjadi itnrospektif, mempertahankan semua jenis karunia bagi kepentingan mereka sendiri dan akhirnya melupakan perkara-perkara Rohani yang lebih dalam serta panggilan bagi ketaatan dan penginjilan.      

Ada bahaya yang begitu besar bila teori-teori ini diaplikasikan secara acak-acakan dalam seluruh dan setiap situasi dan kondisi. Sebagian orang Kristen yang pernah saya temui adalah mereka yang sampai sekarang ini masih menekankan karunia-karunia penyembuhan yang bekerja sepanjang waktu dan bagi setiap orang dalam setiap situasi dan kondisi. Pengajaran ini bisa menjadi begitu ekstrim sehingga justru memandang profesi medis (baik kaum pria maupun wanita yang telah mengabdikan hidupnya untuk menolong umat manusia) sebagai musuh Tuhan. Dengan menekankan bahwa Tuhan menginginkan setiap orang untuk hidup dalam kesehatan yang sempurna, banyak orang telah bedoa atas kesembuhan tanpa mengindahkan apakah itu kehendak Tuhan pada waktu itu. Dan Tuhan tidak dapat dan bahkan tidak akan memberkati perkara-perkara yang berada di luar kehendakNYa. Inilah bentuk penyamaran setan yang telah menyebabkan banyak orang kristen berpaling dari Tuhan dengan penuh kekecawaan bila kesembuhan tidak kunjung datang. Akan tetapi, kesalahan tidak berada di pihak Tuhan, melainkan di pihak manusia yang telah berdoa tanpa dasar yang kokoh menurut keinginan daging dan bukan menurut kehendak Allah Bapa. Bila orang berdoa untuk orang lain, mereka selalu perlu berdoa menurut hikmat Tuhan. Tuhan sendirilah yang tahu apa yang terbaik bagi anak-anakNya, apa yang mungkin diperlukanNYa untuk menggenapi tujuan agungNya didalam kehidupan orang tersebut.

        Bila orang berdoa dalam nama Tuhan untuk seseorang untuk disembuhkan dan orang tersebut ternyata tidak sembuh, maka orang yang didoakan sering merasa ditolak oleh Tuhan. Dan sering pula dia dituduh oleh orang-orang Kristen yang telah bedoa bahwa dia memiliki “dosa yang belum diakui” didalam kehidupannya yang menghalangi proses kesembuhannya. Atau ada juga yang didakwa oleh orang lain dia tidak memiliki iman yang cukup sehingga menghalangi kuasa penyembuhan Tuhan. Sering sekali kehancuran yang dilakukan terhadap hubungan seseorang dengan Tuhan melalui hal demikian itu justru tidak dapat diperbaiki kembali. Saya heran mengapa orang merasa bahwa kuasa Tuhan diperlihatkan secara lebih nyata melalui kesembuhan daripada melalui cara yang memungkinannya untuk selalu berkemenangan dalam setiap kali mengalami stress ? Pelajaan melalui Russel -- seorang muda yang mati dan yangdipilih Tuhan untuk membagikan kasihNya bagi para pemimpin Israel -- juga membuktikan hal yang sama.

Karuni- karunia Roh yang sempurnah -- yakni karunia-karunia yang sesungguhnya dari Tuhan -- tidak pernah dapat digaransikan bagi setiap Gereja yang hanya berkepentingan dengan fasiltias fasilitas kehidupan dan sama sekali tidak bersedia menyerahkan kehidupan mereka kepada Tuhan. Apabila mereka sungguh-sungguh menerima kepenuhan Roh Kudus, seperti halnya dengan para rasul, maka mereka juga akan rela menerima perlakuan kasar, penolakan, hukuman penjara, aniaya dan mati martir yang senantiasa menyertai mereka ? Apakah mereka bersedia mengabaikan segala sesuatu di dunia ini demi memberitakan injil dan kasih karunia bagi mereka yang sungguh-sungguh memerlukannya ?

        “Sekalipun Dia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah dideritaNya, dan sesudah Ia mencapai kesempurnaanNya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepadaNYa” Ibr. 5;8)

Jika Yesus telah membawa kesembuhan tubuh untuk selamanya, maka sakit penyakit seharusnya telah lenyap dari dahulu. Namun apa yang telah dibawaNya kepada kita adalah gambaran tentang hal-hal yang akan datang,  pada hari yang mulia itu, dimana Langit dan bumi menjadi satu. Tidak dapat diragukan bahwa sekarang ini masih ada karunia-karunia berbahasa lidah yang sungguh merupakan karunia Roh. Dan dengan jumlah yang tidak trehitung terjadi kesembuhan tubuh melalui doa-doa. Namun ada waktu dimana Tuhan memutuskan untuk tidak menyembuhkan, dalam rangka mengajar kita tentang kedalaman kesetiaan dan ketekunan. Dan juga sering Tuhan menyembuhkan melalui medis secara professional. Kita hanya perlu berdoa berdasarkan hikmat Tuhan dan menyerahkan keputusan kepadaNya.

10. Pelayanan Pembebasan

Orang yang pernah berhubungan dengan okkultisme sebelum dtang pada Tuhan, perlu dibebaskan dari kuasa kegelapan yang telah mengontrol kehidupan mereka di masa yang lampau; dan ada syarat-syarat lain bagi mereka yang pernah menjadi anggota gereja setan. Tetapi akhir-akhir ini orang melibatkan diri dengan apa yang disebut "Pelayanan Pelepasan" dimana pelepasan tidak dimaksudkan bagimereka yang tidak selamat (atau bagi mereka yang baru selamat dan membutuhkannya) melainkan bagi mereka yang sungguh-sungguh sudah percaya kepada Yesus. Dan ini adalah penipuan luar dan dalam. Sebab jika seseorang benar-benar milik Yesus, dan sedang mengikuti pimpinanNya dlam kehidupan mereka, maka adalah tidak benar sama sekali bahwa mereka masih akan kerasukan setan. Mempercayai bahwa orang yang sungguh-sungguh percaya dapat kerasukan berarti memberi kemuliaan besar kepada setan, sebab seolah-olah dia lebih kuat dari pada Tuhan. Sebab bagaimana mungkin, jika kita percaya pada kemahakuasaan Tuhan dan dalam kuasaNya atas kerajaan setan untuk mempercayai bahwa setan bisa menguasai seseorang yang adalah milik Tuhan. Tuhan adalah mahakuasa, oleh sebab itu seseorang yang sungguh percaya pada Yesus tidak akan bisa kerasukan. Kita bisa diserang setan dan membutukan doa untuk untuk meyakini bahwa kita tidak akan bisa dikuasainya bila kita benar.benar adalah milik Tuhan dan hidup sesuai dengan kehendakNya.

Banyak pendeta menyibukkan diri dlam tipe pelayanan ini, terus berdoa melawan setan dalam hidup setiap orang tanpa menyadari bahwa hal itu tidak lain hanya memberi kemuliaan pada setan sendiri. Kita harus membawa kemuliaan bagi Tuhan dalam pelayanan kita, dan segala sesuatu yang merubah tujuan ini bukan berasal dari Dia.

Lagi-lagi, hal ini adalah penyelewengan kebenaran yang membawa kepada suatu bahaya yang extrim. Sering sekali pelayanan demikian ini disertai dengan "tand-tanda dan mujijat", dan oleh karena sesuatu terjadi, orang-orang berasumsi bahwa kejadian-kejadian itu adalah atas kuasa Tuhan. Tetapi yang harus dilihat adalah bua-buahnya. Apakah hal itu membawa kemuliaan kepada Tuhan? Atau kepada setan? Dan apakah dasar rohaninya? Sekarang dimana-mana tetapi sebenarnya tidak penh bahwa murid yang sungguh-sungguh dapat dikuasai setan, sebab kalau demikian Tuhan bukan lagi Tuhan sebagaimana yang Dia sebut sendiri.

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" Mat. 7 : 21-23

11. Kebangkitan

Teori ini hanya kedengaran di negara-negara dimana orang kristen sangat nyaman dan dimana penderitaan dan aiaya sangat minim. Pengajaran yang mengatakan bahwa sebelum penganiayaan besar (bahkan sementara) gereja akan diubahkan dengan sekejab dan bebas dari penganiayaan yang sedang terbentang di depan. Kepercayaan ini akan gugat oleh pengikutnya dan hal ini tidak mudah dibuktikan demikian juga untuk menentangnya. tetapi dari seluruh cerita dalam Alkitab dari satu ujung ke ujung yang lain menunjukkan kepada kita berulang-ulang dan berulang-ulang bahwa menjadi orang pilihan Allah sesalu menjadi bagian dari penderitaan yang paling berat. kita dapat melihat dalam kehidupan orang-orang yang Tuhan pakai - dalam kehidupan Abraham, Musa, dan para nabi, dalam penderitaan bangsa Israel, dalam kematian AnakNya yang tunggal yang diksihiNYa, dalam kematian dan pemenjaraan para rasul sebagai murid-murid yang mula-mula. Ini adalah suatu illusi yang memberikan ketenangan di hati orang yang menerima teori ini, yang walaupun hal itu telah ditetapkan bagi kita, namun bagi mereka hal itu tidak akan terjadi. Mungkin hal itu arogan, yang jelas itu adalah bukti kehampaan kasih, sebab dalam kasih kita merindukan dapat bagian dalam penderitaan yang kita Kasihi. Apapun alasannya, buahnya adalah bahwa orang tidak disiapkan untuk menghadapi kesulitan-kesulitan yang segera akan datang atas kita, oleh sebab itu adalah mustahil bagi mereka untuk bertahan dalam pencobaan.

        Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. Mat. 10 : 22

Dan barangsiapa menang dan melakukan pekerjaan-Ku sampai kesudahannya, kepadanya akan Kukaruniakan kuasa atas bangsa-bangsa; Wah. 2 : 26

Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Tuhan dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki.Dan mereka berseru dengan suara nyaring, katanya: "Berapa lamakah lagi, ya Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah kami kepada mereka yang diam di bumi?"Dan kepada mereka masing-masing diberikan sehelai jubah putih, dan kepada mereka dikatakan, bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka. Wah. 6 : 9-11

Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku: "Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?"Maka kataku kepadanya: "Tuanku, tuan mengetahuinya." Lalu ia berkata kepadaku: "Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba. Wah. 7 : 13-14

Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu. Yoh. 15 : 20

12. Suku Israel yang terhilang

Teori ini menyebar luas melebihi yang dapat saya bayangkan. Mereka mendasarkan hal itu pada pemahaman yang salah, bahwa dari dua belas suku asli Israel, hanya dua yang tinggal. Itu sebabnya Anglo-Saxons adalah sepuluh suku Israel yang terhilang. Mereka mengklaim bahwa segala janji-janji Tuhan bagi Israel adalah milik mereka, dan sama sekali mengabaikan kembalinya bangsa Jahudi ke Israel sekarang ini dari segalasuku dan bangsa. Tidak ada sama sekali dasar Alkitabiah untuk teori ini dan bahaya kesombongan rohani akan diwariskan oleh keyakinan akan pengajaran demikian ini.

13. Israel Rohani

Dalam pengajaran ini, seluruh janji Alkitabiah tidak lagi dimaksudkan bagi orang Israel "alamiah",  ang mereka yakini telah disangkali Tuhan, tetapi adalah milik gereja, yang sekarang menjadi Israel Rohani. Filsafaat ini bahkan ditemui dalam beberapa Alkitab terjemahan orang kristen. Tetapi Paulus dengan tegas mengingatkan orang kafir, agar mereka tidak menjadi sombong, bahwa Tuhan tidak pernah menyangkali bangsa Israael, dan bahwa orang kafir yang percaya kepada Yesus sebenarnya menjadi bahagian melalui janji terhadap bangsa Israel alamiah!  

Lagi kata Abram: "Engkau tidak memberikan kepadaku keturunan,...

Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: "Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya." Maka firman-Nya kepadanya: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu."  Kej 15 : 3,5

Untuk kedua kalinya berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepada Abraham,

kata-Nya: "Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri--demikianlah firman TUHAN--:Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku,

maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya.

Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku."  Kej. 22 : 15-18

Sesungguhnya, Aku mengumpulkan mereka dari segala negeri, ke mana Aku menceraiberaikan mereka karena murka-Ku, kehangatan amarah-Ku dan gusar-Ku yang besar, dan Aku akan mengembalikan mereka ke tempat ini dan akan membuat mereka diam dengan tenteram.Maka mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Tuhan mereka.Aku akan memberi mereka satu hati dan satu tingkah langkah, sehingga mereka takut kepada-Ku sepanjang masa untuk kebaikan mereka dan anak-anak mereka yang datang kemudian.Aku akan mengikat perjanjian kekal dengan mereka, bahwa Aku tidak akan membelakangi mereka, melainkan akan berbuat baik kepada mereka; Aku akan menaruh takut kepada-Ku ke dalam hati mereka, supaya mereka jangan menjauh dari pada-Ku.Aku akan bergirang karena mereka untuk berbuat baik kepada mereka dan Aku akan membuat mereka tumbuh di negeri ini dengan kesetiaan, dengan segenap hati-Ku dan dengan segenap jiwa-Ku. Yer. 32 : 37-41

Dialah TUHAN, Tuhan kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya. Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan, yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak; diadakan-Nya hal itu menjadi ketetapan bagi Yakub, menjadi perjanjian kekal bagi Israel, firman-Nya: "Kepadamu akan Kuberikan tanah Kanaan, sebagai milik pusaka yang ditentukan bagimu."Maz.105 : 7-11

Maka aku bertanya: Adakah Tuhan mungkin telah menolak umat-Nya? Sekali-kali tidak! Karena aku sendiripun orang Israel, dari keturunan Abraham, dari suku Benyamin. Tuhan tidak menolak umat-Nya yang dipilih-Nya. Ataukah kamu tidak tahu, apa yang dikatakan Kitab Suci tentang Elia, waktu ia mengadukan Israel kepada Tuhan:

 Maka aku bertanya: Adakah mereka tersandung dan harus jatuh? Sekali-kali tidak! Tetapi oleh pelanggaran mereka, keselamatan telah sampai kepada bangsa-bangsa lain, supaya membuat mereka cemburu. Sebab jika pelanggaran mereka berarti kekayaan bagi dunia, dan kekurangan mereka kekayaan bagi bangsa-bangsa lain, terlebih-lebih lagi kesempurnaan mereka.

Jikalau roti sulung adalah kudus, maka seluruh adonan juga kudus, dan jikalau akar adalah kudus, maka cabang-cabang juga kudus. Karena itu apabila beberapa cabang telah dipatahkan dan kamu sebagai tunas liar telah dicangkokkan di antaranya dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah, janganlah kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu bermegah, ingatlah, bahwa bukan kamu yang menopang akar itu, melainkan akar itu yang menopang kamu. Mungkin kamu akan berkata: ada cabang-cabang yang dipatahkan, supaya aku dicangkokkan di antaranya sebagai tunas. Baiklah! Mereka dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka, dan kamu tegak tercacak karena iman. Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah! Sebab kalau Tuhan tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia juga tidak akan menyayangkan kamu. Sebab itu perhatikanlah kemurahan Tuhan dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamupun akan dipotong juga. Tetapi merekapun akan dicangkokkan kembali, jika mereka tidak tetap dalam ketidakpercayaan mereka, sebab Tuhan berkuasa untuk mencangkokkan mereka kembali. Sebab jika kamu telah dipotong sebagai cabang dari pohon zaitun liar, dan bertentangan dengan keadaanmu itu kamu telah dicangkokkan pada pohon zaitun sejati, terlebih lagi mereka ini, yang menurut asal mereka akan dicangkokkan pada pohon zaitun mereka sendiri. Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk. Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub. Rom.11 : 1-2,11-12,16-26

Semua ini adalah pengajran yang salah, dan saya yakin bahwa jika orang membuka hatinya untuk dipimpin Tuhan,  tetapi melalui satu atau lebih dari teori-teori ini menympang dari kebenaran, maka tuhan akan berusaha dengan segala cara untuk menarik mereka kembali berjalan dalam kebenaran denganNYa. Tetapi ada banyak oarang yang menolak peringatan. Mengapa, saya heran? Mungkin akibat kesombongan, atau ketidakmampuannya untuk merendahkan diri di hadapan Tuhan dan berkata,"Ya, salah salah dalam hal ini, tolonglah saya, Bapa!" Atau mungkin mereka lebih mengindahkan penilaian manusia daripada Tuhan.

Bisa jadi sebagian dari pembaca telah teikat dalam satu atau lebih dari pengajaran-pengajaran yang salah ini. Apa reaksi anda sementara anda membaca tulisan saya ini? Marah? Menentang? Menolak? Memberontak? Membela diri? Angkuh? Saya heran mengapa? Sebab jika kita terbuka kepada Tuhan dan rindu untuk berjalan dalam kerendahan hatiNYa, maka kita tahu bahwa kita harus menempatkan prioritas kita secara baru kembali dan kembali mengevaluasi diri kita sendiri dalam menmpatkan Dia dalam posisi yang pertama dan terutama dalam hidup kita. Dan jika kita telah berada dalam bentuk pengajran yang entah bagaimana telah mengambil tempat yang lebih prioritas dari ketaatan dan penyerahan hidup dan iman kita kepada Tuhan, hal ini penting sekali dirubah dan diperbaiki. Hal yang demikian ini jauh lebih serius dari yang dibayangkan. Kita perlu merendahkan diri kita dan menydari bahwa kita dapat berbuat kesalahan.- tetapi kita tidak harus berdiam ddi dalamnya.

Bagi mereka yang baru menyerahkan hidupnya di tangan Tuhan, atau bahkan belum mengenal Tuhan sama sekali, jangan takut oleh semua ini. Tuhan adalah Gembala yang setia, Dia akan memelihara engkau disisiNya selama engkau selalu meandang padaNya dan kehendakNya bagi hidupmu. Kita adalah anak-anak Bapa yang Maha Kasih, dan Dia akan menunjukkan kepada kita, kapan kita harus belok kanan, atau belok kiri, dan akan menantang kita kembali pada kumpulan domba.

Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh. Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya. II Pet.3 : 17-18

karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. Sebab mereka yang tidur, tidur waktu malam dan mereka yang mabuk, mabuk waktu malam. Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan. Karena Tuhan tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, yang sudah mati untuk kita, supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia. Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan. Kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu menghormati mereka yang bekerja keras di antara kamu, yang memimpin kamu dalam Tuhan dan yang menegor kamu; dan supaya kamu sungguh-sungguh menjunjung mereka dalam kasih karena pekerjaan mereka. Hiduplah selalu dalam damai seorang dengan yang lain. Kami juga menasihati kamu, saudara-saudara, tegorlah mereka yang hidup dengan tidak tertib, hiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang. Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang. Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Tuhan di dalam Kristus Yesus bagi kamu. Janganlah padamkan Roh, dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat. Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.. Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan. Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita. Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya. I Tes. 5 : 5-24